04.25.08
TUGAS ANTROPOLOGI
BAB I
PENGERTIAN ANTROPOLOGI
Sebagai salah satu bidang keilmuan, antropologi sangat berbeda dengan disiplin ilmu yang lain, baik dalam ruang lingkup, pendekatan serta pokok materi. Kehadiran antropologi memberikan kesempatan sekaligus tantangan untuk mempelajari berbagai macam pertanyaan mengenai segala aspek kehidupan manusia. Antropologi memberikan jawaban tentang apa dan siapa manusia itu, meski tidak dapat didefinisikan secara terbatas.
Antrpologi muncul karena rasa ingin tau manusia satu dengan manusia yang lainnya. Rasa ingin tau ini mendorong manusia untuk mengadakan perjalanan lain keluar daerahnya. Contohnya Bangsa Eropa yang berlayar keluar daerahnya dengan berbagai tujuan seperti, rasa ingin tau pada daerah lain, ingin mencari wilayah jajahan, menyebarkan agama dan mencari bahan mentah untuk industri. Dari perjalanan tersebut, wawasan kehidupan masyarakat di luar dirinya semakin luas, kemudian akan muncul kesadaran adanya perbedaan antara manusia satu dengan yang lainnya, baik fisik, budaya ataupun tingkat teknologi. Lalu muncullah berbagai macam pertanyaan yang menuntut mereka mempelajari segalanya lebih jauh, dari sinilah lahir ilmu antropologi.
Antropologi memiliki ruang khusus yang sangat perlu di pahami. Keragaman etnis atau suku yang ada di Indonesia menjadikan antropologi sangat perlu untuk di pahami, agar mampu menumbuhkan rasa persatuan, kesatuan dan cinta tanah air. Untuk mampu memahami itu semua, kita harus benar – benar tahu tentang antropologi mulai pada pengertian antropologi.
Banyak pendapat para ahli tentang pengertian antropologi. Antropologi berasal dari kata Yunani yaitu Antrhoropos yang berarti manusia, dan logos yang berarti Ilmu. Secara singkat antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia. Namun, masih banyak definisi – definisi lain yang berbicara mengenai pengertian antropologi. Seperti,menurut Wiliam A Hanviland Antopologi adalah studi tentang umat manusia secara menyeluruh berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat bagi manusia dan perilakunya.Menurut David Hunter Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang manusia. Serta menurut Koentjaraningrat Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat, serta kebudayaan yang di hasilkannya. Sedang menurut Wikipedia Indonesi Antropologi adalah suatu cabang ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang masyarakat tertentu.
Dari definisi – defenisi tersebut diatas dapat disusun pengertian sederhana Anatropologi yaitu sebuah ilmu yang mempelajari manusia dari segi keragamana fisik, cara – cara berperilaku, tradisi – tradisi, nilai – nilai yang dihasilkan sehingga tiap manusia satu dengan yang lainnya saling berbeda – beda. Antropologi mencoba menguraikan bagaimana perbedaan dari segi sosial dan budaya, serta memahami persamaan sistim sosial dalam kontek hubungan kemanusiaannya. Antropologi menjadikan manusia sebagai bahan penelitiannya dan memahami penelitian melalui bagian yang sangat luas. Menurut, KOENTJARANINGRAT antropologi berupa suatu ilmu akademikal. Antropologi memiliki dua sisi holistik dimana meniliti manusia pada tiap waktu dan tiap dimensi kemanusiaannya. Arus utama ini yang secara tradisional memisahkan antroplogi dari disiplin ilmu kemanusian lainnya yang menekan pada perbandingan atau perbedaan antara kebudayaan antar manusia
04.24.08
SEUNTAI MAAF BUAT KARTINI KU
Tanggal 21 april sepertinya sangat membahagiakan kaum wanita Indonesia, karena pada tanggal itu diperingati hari Kartini, putri Indonesia yang begitu besar jasanya bagi kaum perempuan. Aku pun sangat mengagumi perjuangan Kartini untuk wanita – wanita di Negri ini, tapi bagi ku ada Kartini lain yang sangat amat ku kagumi dan ku sayangi,tak pernah ada ungkapan yang bisa menggambarkan kasih ku padanya, aku tak pernah bisa ada di dunia ini dan seperti saat ini tanpa kasih dan sayangnya, tanpakelembutan jiwa dan kesabaran hatinya. Dialah Kartini sejatiku BUNDA TERSAYANG.Itu untaian kasihku padanya, tapi ku yakin kasihnya padaku melebihi apa pun di dunia ini, aku percaya tak ada satu orang pun yang bisa menandingi cintanya pada ku. Sayangnya aku begitu lupa akan semua itu, aku lupa akan cinta dan kepercayaan pada Bundaku. Dua minggu yang lalu aku menggoreskan luka di hati Kartiniku.
Aku adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Adikku yang kedua laki – laki duduk dibangku kelas 3 SMU saat ini lagi ujian ( moga dia berhasil amin ), sedangkan adik ku yang bungsu perempuan masih duduk di kelas 3 SD. Sebagai anak sulung perempuan yang sudah cukup dewasa tentunya Bunda menginginkan aku mandiri, membantu pekerjaannya di rumah, bisa mengatasi masalah – masalah dengan dewasa dan menjadi orang yang sukses. Sebagai anak aku juga menginginkan semua itu, tapi cara berfikir kami mulai berbeda, mungkin itu wajar dalam kehidupan, perbedaan pendapat selisih paham dengan Bunda sendiri pasti bisa terjadi oleh sapa saja. Kedewasaan yang kumiliki membuatku merasa berbuat dengan fikiran ku, tapi justru inilah awal konflik itu. Banyak hal – hal yang ku lakukan dan menurutku benar tapi salah dimata Bunda. Puncaknya 7 April 2008 saat tanpa sengaja aku menjawab kata – kata Bunda dengan kasar, ku sadari itu salah tapi keegoanku membuatku lupa bahwa kata – kataku menyakiti Bunda. Sejak hari itu Bunda tak mau menegurku, dia terlihat sangat sakit hati dengan jawabanku. Dunia gerakku dirumah terasa sempit, kami sering berpapasan entah di dapur, kamar mandi, ruang tengahbahkan di tiap sudut rumah. Tak ada yang tau perang dingin ( pinjam istilah dari sejarah nich ) kami. Amarah dan ke egoanku bahkan memaksaku untuk tidak makan masakan Bunda.
Setelah tiga hari perang dingin antara aku dan bunda, ternyata Allah mengingatkan ku, bahwa aku sudah menyakiti hati Bundaku Kartini sejatiku. Banyak hal – hal buruk menimpaku. Nilai kuliahku mengalami penurunan drastis, aku juga menajadi sensitif dengan sekitarku. Hati ku mulai merasa perih orang yang sangat ku butuhkan selama hidupku, tiba – tiba mengabaikanku, bahkan tak mau memandangku….sedih………banget……
Aku bingung harus bagaimana, ingin minta maaf mau mulai dari mana, ingin menyapa duluan takut di cuekin…mau minta tolong Papah takut..akhirnya ku putusi untuk kirim sms dengan isi :
BUNDAKU TERSAYANG
KASIHKU PADAMU
LAKSANA SETITIK AIR DI GURUN PASIR
KASIHMU PADAKU
LAKSANA AIR LAUT YANG TAK PERNAH KERING
BUNDAKU TERCINTA
SAAT LUKA DAN PERIH MENYAYAT BATINKU
AKU MELIHAT LUKA DAN PERIH ITU KAU RASAKAN
SAAT AIR MATAKU MENETES
AKU MELIHAT KESUCIAN DOA DAN CINTAMU
DALAM MENGHAPUS AIR MATAKU
BUNDAKU TERKASIH
BEGITU BESAR CINTA DAN PENGORBANANMU PADAKU
BETAPA NESTAPANYA DIRIKU
SAAT AKU TAU KAU MENANGIS UNTUKKU
KAU MENANGIS KARENA KHILAFKU
KAU MENANGIS KARENA MENCINTAIKU
BUNDAKU
MAAFKAN AKU
MAAFKAN SALAH DAN DOSAKU
AKU TELAH MEMBUATMU MENANGIS
MAAFKAN ANAKMU
YANG TAK TAU DIRI INI
BUNDA DENGARKAN JANJI KU
TAKKAN KU BIARKAN LAGI AIR MATA MENGALIR DIMATAMU
TAK KAN KU TOREHKAN LAGI LUKA DIHATIMU
KARENA AKU MENCINTAIMU
MAAF KAN ANAKMU BUNDA
Dan alhamdulillah Bunda memaafkan ku, cinta dan kasihnya selalu memaafkan tiap khilafkum aku semakin tambah yakin Bunda sangat mencintai aku, adik – adik ku dan papah. Maafin aku Bunda, maafkan anakmu Kartini ku sudah membuatmu terluka. I LOVE MOM,,,,,,,,,,,,
YA ALLAH TOLONG JAGA DAN LINDUNGI ORANG TUA HAMBA
LIMPAHKAN LAH SELALU RAHMAD DAN KEBAHAGIANMU BUAT OERANG TUA HAMBA
AMIEN………….
komentar MK Antropologi
KOMENTAR INOVASI
10 April 2008
Di era global sekarang ini proses discoveri menuju inovention sudah menjadi hal yang lazim. Penemuan ataupun penggunaan barang yang berbau teknologi bukan hal yang sulit dijangkau. Seiring majunya zaman ide dan kreatifitas manusia makin meningkat. Contohnya saja, tempo dulu ibu kita membuat sambal ataupun menghaluskan makanan ( buah, bumbu dapur, sayur, dan lainnya ) menggunakan lesung ataupun cobek, dimasa sekarang ini keduanya seakan tak terdengar lagi keeksisannya tergantikan alat baru bernama Blender. Hampir semua ibu di kota maupun desa tau dan mempunyai blender dirumahnya. Bahkan tempat-tempat makan dipinggir jalan menggunakan Blender demi kelancaran perdagangannya, tak perlu lagi banyak energi untuk menghaluskan makanan semuanya tergantikan energi listrik. Dimasa sekarang Blender sangat popular, mungkin 10 tahun akan datang Blender sudah tak dipakai bahkan di pelosok sekalipun.
Contoh di atas, dapat menggambarkan perjalanan discovery menuju invention. Dijagat ini, akan terus terjadi pembaruan dan tiap orang berlomba-lomba menjadi yang termaju, tiap Negara berkejar-kejaran untuk mengeluarkan teknologi baru agar disebut Negara “ terhebat ” bahkan menjadi Raja Negara-negara di dunia.
Dan apa saja yang telah di buat Indonesia, jika tak mau jadi Negara yang terkebelakang yang hobynya mengimpor semua produk hasil karya Negara lain, saatnya kita bangkit , tinggalkan budaya malas, kembangkan fikiran agar kita bisa membuat inovasi bagi Negara lain, saatnya kita tampil, jangan terus-terusan berjalan di belakang.
KOMENTAR UNSUR – UNSUR KEBUDAYAA
24 April 2008
Saya sedikit kurang ngerti pada pembahasan bapa kali ini, Cuma tetap komentar dech, kalo ga nyambung harap maklum ae…hehe
Pada tiap kebudayaan di seantro dunia ini, pastilah memiliki unsur – unsur pendukungnya. Semua sudah jadi hukum mutlak suatu kebudayaan. Apabila ada kebudayaan tanpa unsur – unsur bisa jadi kebudayaan tersebut mati. Suatu kebudayaan hendaknya memiliki unsur – unsur tersendiri yang terdapat di masyarakat. Karena itu lah untuk bisa menjadikan kebudayaan kita unggul dan terdepan kita tidak harus “ menjiplak ” kebudayaan manapun, sangat simpel pelajari kebudayaan kita dan unsur – unsur pendukungnya, lalu jadikanlah salah satu unsur pendukung tersebut sebagai pendukung yang memajukan kebudayaan kita.
04.09.08
KOMENTAR ANTROPOLOGI
kOMENTAR Akulturasi 2 April 2008
Mengutip pernyataan Bapa bahwa akulturasi tidak bisa dihindari, selama manusia masih melakukan kontak.Akulturasi tidak akan pernah bisa lepas dari kehidupan manusia, di tiap kehidupan Akulturasi akan terus ada. Terutama dalam Negara berkembang seperti Indonesia. Unsur kebudayaan luar akan cepat masuk tiada henti dengan berbagai macam cara dan jenis kebudayaan. Saat ini semua kembali pada kita bagaimana menerima kebudayaan tersebut, di era global ini kita di tuntut lebih lihai menyaring kebudayaan yang cocok, sesuai, dan menguntungkan kita, terutama yang merujuk pada kemajuan Bangsa ini. Kemudian kebudayaan tersebut bisa berjalan bersama kebudayaan murni Bangsa kita.Karena, bagaimanapun bagusnya kebudayaan asing, tetap saja kita tidak boleh lupa budaya sendiri karena dari sanalah kita lahir.
KOMENTAR Asimilasi 2 April 2008
Ketika kontak sosial menambah unsur kebudayaan baru bagi kebudayaan lama, disini sangat rawan konflik. Tiap kebudayaan ingin tetap lestari di masyarakat, dan sasarannya masyarakat akan bingung apakah kebudayaan tersebut dapat dicampur dengan apik dan menghasilkan sesuatu yang patut di acungi dua jempol??
Hadirlah Asimilasi…terlihat gampang tapi lumayan cukup sulit diterapkan, karena salah-salah akan ada kebudayaan yang hilang dan ada kebuyaan yang baru lebih dominan, dalam hal ini masyarakat di picu lebih lihai mengolah percampuran kebudayaan menghasilkan sesuatu yang lebih baik.
kira-kira begitu lah…
KOMENTAR ANTROPOLOGI
penyebaran unsur kebudayaan ( 1 Maret 2008 )
Dari dulub sampai detik ini dunia terus berkembang, ada bagian yang berkembang pada arah kemajuan, ada pula yang bernasib “ malang “ berkembang kearah kemunduran, semua tidak lepas dari pengaruh budaya yang ada pada masyarakatnya. Begitu pula kebudayaan, unsur – unsurnya akan terus menyebar keberbagai pelosok dengan seribu satu cara. Jadi tidak perlu heran bagaimana gaya hidup orang Amerika bisa di praktekkan oleh orang asli Indonesia,jangankan ke Amerika letak Amerika di peta pun tidak tahu he…he…he…. Semuanya karena penyebaran unsur – unsur kebudayaan atau tidaknya kebudayaan tersebut di aplikasikan di Negara kita. Penyebaran unsur – unsur kebudayaan sekarang ini begitu mudah, tidak perlu memakai cara bangsa Eropa / Amerika datang dan menjajah bangsa ini seperti masa bangsa ini belum merdeka. Gampangnya masyarakat kita bisa melihat kebudayaan diluar bangsanya dari televisi (saya yakin 85 % orang Indonesia memilikinya…ga tau kalo lebih…). Kebudayaan itu dilihat kemudian diaplikasikan disini…akhirnya berkembanglah kebudayaan tersebut… Terlihat gampang kan…Padahal, untuk mempraktekkan kebudayaan lain diluar bangsa kita suatu hal yang lumayan rumit, semua berdasarkan pilihan apakah kita mau menjadi bangsa yang maju / mengalami kemunduran, disini kita harus lihai dalam memilih unsur – unsur budaya mana yang pantas untuk kita pakai ataupun kita buang, semuanya tergantung kelihaian kita memilih… ya kira – kira begitu ga pa ???.
komentar MK Antropologi (21 Maret 2008)
Penyebaran Unsur-Unsur Kebudayaan
Dari dulub sampai detik ini dunia terus berkembang, ada bagian yang berkembang pada arah kemajuan, ada pula yang bernasib “ malang “ berkembang kearah kemunduran, semua tidak lepas dari pengaruh budaya yang ada pada masyarakatnya. Begitu pula kebudayaan, unsur – unsurnya akan terus menyebar keberbagai pelosok dengan seribu satu cara. Jadi tidak perlu heran bagaimana gaya hidup orang Amerika bisa di praktekkan oleh orang asli Indonesia,jangankan ke Amerika letak Amerika di peta pun tidak tahu he…he…he…. Semuanya karena penyebaran unsur – unsur kebudayaan atau tidaknya kebudayaan tersebut di aplikasikan di Negara kita. Penyebaran unsur – unsur kebudayaan sekarang ini begitu mudah, tidak perlu memakai cara bangsa Eropa / Amerika datang dan menjajah bangsa ini seperti masa bangsa ini belum merdeka. Gampangnya masyarakat kita bisa melihat kebudayaan diluar bangsanya dari televisi (saya yakin 85 % orang Indonesia memilikinya…ga tau kalo lebih…). Kebudayaan itu dilihat kemudian diaplikasikan disini…akhirnya berkembanglah kebudayaan tersebut… Terlihat gampang kan…Padahal, untuk mempraktekkan kebudayaan lain diluar bangsa kita suatu hal yang lumayan rumit, semua berdasarkan pilihan apakah kita mau menjadi bangsa yang maju / mengalami kemunduran, disini kita harus lihai dalam memilih unsur – unsur budaya mana yang pantas untuk kita pakai ataupun kita buang, semuanya tergantung kelihaian kita memilih… ya kira – kira begitu ga pa ???.